Siswi SMP di Purwakarta Alami Kecelakaan, Orang Tua Keluhkan Minimnya Perhatian Sekolah
Purwakarta Warta Global, ID l— Nasib malang menimpa seorang siswi SMP Satu Atap (Satap) Bungur Jaya, Kecamatan Pondok Bungur, Kabupaten Purwakarta. Seorang siswi bernama Naura Haifa, yang kini duduk di kelas VII, dilaporkan tidak mendapatkan perhatian dari pihak sekolah setelah mengalami kecelakaan yang membuatnya tidak dapat bersekolah selama hampir dua bulan.
Naura mengalami kecelakaan pada 4 Desember 2025 di wilayah Pondok Salam. Insiden tersebut mengakibatkan patah tulang pada kaki kirinya, sehingga hingga kini ia belum dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Rahman, orang tua Naura, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak sekolah. Ia menyayangkan tidak adanya perhatian maupun empati dari sekolah tempat anaknya menimba ilmu.
“Anak saya sudah hampir dua bulan tidak bisa masuk sekolah karena kecelakaan, tapi sampai sekarang tidak ada perhatian sama sekali dari pihak sekolah. Tidak ada wali kelas atau pihak sekolah yang menjenguk atau sekadar menanyakan kondisi anak saya,” ujar Rahman.
Tak hanya itu, Rahman juga menyoroti tidak diterimanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh anaknya sejak mengalami kecelakaan hingga saat ini.
Baca Juga Pastikan Pelayanan Optimal, Kapolres Purwakarta Tinjau Langsung Ruang Pelayanan Masyarakat
“Program makan bergizi gratis juga tidak pernah diberikan kepada anak saya sejak kecelakaan itu terjadi,” tambahnya.
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan, terutama terkait peran sekolah dalam memberikan perhatian dan pendampingan kepada peserta didik yang sedang mengalami musibah. Hingga berita ini diturunkan, pihak SMP Satap Bungur Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan orang tua tersebut.***(Rk)
---
Redaksi Warta Global ID
KALI DIBACA



.jpg)
No comments:
Post a Comment