Om Zein: Becak Listrik Aset Produktif, Jangan Dijual, Rawat dengan BanggaPURWAKARTA Warta Global,Id— Sebanyak 100 pengemudi becak di Kabupaten Purwakarta menerima bantuan becak listrik di Alun-alun Taman Pasanggrahan Padjadjaran, Rabu (30/9/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program becak listrik yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Penyerahan dilakukan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein, didampingi Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, serta jajaran pejabat daerah dan unsur Forkopimda Purwakarta.
Usai penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan konvoi bersama para penerima bantuan.

Om Zein mengatakan, becak listrik tersebut bukan sekadar kendaraan bantuan, melainkan aset produktif yang diharapkan dapat membantu meringankan pekerjaan para pengemudi, khususnya mereka yang telah berusia lanjut.
"Becak listrik ini adalah aset produktif. Tujuannya sederhana, agar bapak-bapak pengemudi bekerja lebih ringan, pendapatan meningkat, dan kesejahteraan keluarga terjaga."»
Menurutnya, Pemkab Purwakarta tidak ingin bantuan berhenti pada tahap penyerahan unit. Pemerintah daerah juga akan mendorong tersedianya ekosistem pendukung, termasuk titik pengisian daya yang mudah dijangkau para pengemudi.

"Jangan sampai becak sudah di tangan, tetapi tempat mengisi baterai sulit dicari. Ini tanggung jawab kita bersama," ujarnya.
Om Zein juga mengingatkan para penerima agar menjaga dan menggunakan becak listrik sesuai ketentuan. Becak tersebut tidak boleh dijual, disewakan, digadaikan, maupun dipindahtangankan. Modifikasi yang tidak sesuai petunjuk teknis juga dilarang karena berkaitan dengan aspek keselamatan dan keberlangsungan garansi.
"Rawatlah seperti anggota keluarga. Jika dihormati, alat ini akan menemani bapak-bapak menafkahi keluarga dalam waktu yang panjang," katanya.
Ia menilai, kehadiran becak listrik juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan teknologi bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan pekerjaan dengan tenaga fisik.
"Modernisasi bukan hak segelintir orang. Bapak-bapak pengemudi becak adalah bagian penting dari wajah Purwakarta. Teknologi pun harus hadir meringankan beban mereka," ucap Om Zein.
Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan yang hadir mewakili Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para pengemudi becak yang tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga meski sebagian telah berusia lanjut.
"Bapak-bapak ini pejuang keluarga. Becak listrik ini hadir untuk meringankan langkah bapak-bapak. Semoga tenaga yang tersisa bisa digunakan untuk hal yang lebih bermakna," ujarnya.
Firman berharap Pemkab Purwakarta dapat menyediakan titik pengisian daya sederhana yang dapat dimanfaatkan para penerima secara gratis. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar becak listrik dapat digunakan secara optimal.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan becak listrik merupakan salah satu langkah awal dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Di antara para penerima, seorang pengemudi becak lanjut usia menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut.
"Terima kasih Presiden Prabowo. Semoga Bapak panjang umur dan sehat selalu," ucapnya.
Dengan diterimanya 100 unit becak listrik tersebut, para pengemudi di Purwakarta diharapkan dapat menjalankan aktivitas mencari nafkah dengan beban fisik yang lebih ringan, sekaligus tetap menjaga bantuan tersebut sebagai aset produktif untuk menopang perekonomian keluarga.**
Penulis: RK
KALI DIBACA



.jpg)
No comments:
Post a Comment