Kapolres Purwakarta Ke PWI: Sinergi Polisi Dan Pers Perkuat Kamtibmas, Warga Diminta Tak Main Hakim Sendiri - Warta Global Jabar

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Kapolres Purwakarta Ke PWI: Sinergi Polisi Dan Pers Perkuat Kamtibmas, Warga Diminta Tak Main Hakim Sendiri

Tuesday, 25 August 2026
Kapolres Purwakarta Ke PWI: Sinergi Polisi Dan Pers Perkuat Kamtibmas, Warga Diminta Tak Main Hakim Sendiri


PURWAKARTA, Warta Global ID— Persoalan keamanan tidak cukup hanya ditangani aparat kepolisian. Di tengah derasnya arus informasi, peran media menjadi bagian penting dalam memberikan edukasi sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Semangat tersebut mengemuka dalam kunjungan Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.H. ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta, Senin (24/8/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan hangat, sekaligus menjadi ruang dialog antara kepolisian dan insan pers untuk membahas berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Dalam sesi wawancara doorstop, AKBP Febri Nurzam menyoroti pentingnya keterbukaan informasi, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga upaya menghadapi kejahatan jalanan yang meresahkan warga.

Menurutnya, kepolisian dan wartawan memiliki peran yang berbeda, tetapi memiliki tujuan akhir yang sama, yakni memberikan manfaat bagi masyarakat.

Banyak kegiatan kita yang menyentuh langsung masyarakat. Lewat kolaborasi dengan teman-teman PWI, pesan dan edukasi ini bisa terpublikasi dan disampaikan dengan baik kepada publik,” ujar AKBP Febri Nurzam.

Informasi Menjadi Bagian dari Keamanan

Kapolres menilai media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat.

Informasi mengenai hukum, keamanan, maupun layanan kepolisian, kata dia, perlu disampaikan secara jelas agar masyarakat mengetahui langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan di lapangan.

Karena itu, komunikasi antara kepolisian dan insan pers diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus dibangun melalui dialog dan pertukaran informasi.

Soal Debt Collector, Kapolres Ingatkan Warga Jangan Main Hakim Sendiri

Salah satu isu yang mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut adalah aksi perampasan kendaraan oleh pihak yang mengaku sebagai debt collector.

AKBP Febri menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk melindungi diri ketika menghadapi ancaman. Namun, tindakan tersebut tetap harus berada dalam batas kewajaran dan tidak berubah menjadi aksi main hakim sendiri.

Masyarakat yang menghadapi ancaman bahaya tentu memiliki hak untuk membela diri. Tetapi ketika ancaman sudah tidak ada, perlawanan juga harus dihentikan,” jelasnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan berlebihan terhadap seseorang yang diduga melakukan kejahatan.

Menurutnya, persoalan hukum harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui kekerasan secara bersama-sama.

Warga Diminta Memahami Hak dan Kewajibannya

Dalam menghadapi persoalan penagihan kendaraan di jalan, masyarakat juga diminta memahami hak dan kewajibannya.

Polres Purwakarta, kata Febri, berkomitmen memberikan edukasi hukum kepada masyarakat agar warga tidak mudah terintimidasi, tetapi tetap memahami aturan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil keputusan secara emosional ketika menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan.

Terancam di Jalan? Hubungi 110

Kapolres turut mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat kepolisian 110 ketika menghadapi situasi yang mengancam keselamatan.

Jika situasi memungkinkan dan aman dilakukan, warga dapat mendokumentasikan kejadian sebagai informasi awal, kemudian segera menghubungi kepolisian agar petugas terdekat dapat memberikan respons.

Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis selama 24 jam.

Pertemuan Kapolres Purwakarta bersama jajaran PWI Kabupaten Purwakarta kemudian ditutup dalam suasana penuh keakraban.

Silaturahmi tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kondusivitas daerah bukan hanya tugas kepolisian. Pers memiliki ruang penting dalam mengawal informasi, sementara masyarakat menjadi bagian utama dalam menciptakan lingkungan yang aman.

Di tengah derasnya arus informasi dan berbagai persoalan keamanan yang muncul di masyarakat, sinergi polisi dan pers menjadi penting agar informasi tidak sekadar cepat, tetapi juga benar, berimbang, dan mampu memberikan edukasi kepada publik.***(RK)

KALI DIBACA

No comments:

Post a Comment