
Kabupaten Bekasi — Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi, Ali Rido, S.IP., M.IP., menegaskan pentingnya menumbuhkan politik santun dan demokrasi berkeadaban sebagai fondasi kehidupan berdemokrasi di tengah masyarakat yang majemuk. Menurutnya, praktik politik yang beretika menjadi kunci menjaga harmoni sosial di Kabupaten Bekasi yang dihuni oleh beragam latar belakang budaya, agama, dan kepentingan.
“Politik santun dan demokrasi berkeadaban adalah jalan tengah bagi masyarakat majemuk. Kita tidak boleh terjebak dalam polarisasi atau praktik politik yang memecah belah,” ujar Ali Rido kepada wartawan di Lantai 4 Gedung Bupati Bekasi, Kamis (13/11/2025).
Ia menekankan bahwa pesta demokrasi seperti Pilkada bukan sekadar ajang perebutan kekuasaan, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan tanggung jawab publik. Karena itu, KPUD Kabupaten Bekasi terus mendorong semua pihak—baik peserta pemilu maupun masyarakat—agar menjunjung tinggi etika politik dan menghormati perbedaan pilihan.
“Perbedaan adalah hal wajar dalam demokrasi. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga prosesnya tetap damai, transparan, dan berintegritas,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ali Rido menilai peran masyarakat sipil dan media lokal sangat strategis dalam membangun kesadaran politik yang sehat. Melalui informasi yang berimbang dan edukatif, publik diharapkan semakin dewasa dalam menyikapi dinamika politik menjelang Pilkada 2025.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjadi bagian dari demokrasi berkeadaban—yakni demokrasi yang menghargai nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan gotong royong. Berpolitik bukan untuk menang sendiri, tapi untuk menjaga martabat dan kepentingan bersama,” pungkasnya.
Penulis: Haris Pranatha
KALI DIBACA



.jpg)
No comments:
Post a Comment