Pondok Pesantren Miftahur Rabbani Batam Mengkader Anak Bangsa Berkualitas dan Berbudi Luhur - Warta Global Jabar

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Pondok Pesantren Miftahur Rabbani Batam Mengkader Anak Bangsa Berkualitas dan Berbudi Luhur

Sunday, 1 February 2026
Pondok Pesantren Miftahur Rabbani Batam Mengkader Anak Bangsa Berkualitas dan Berbudi Luhur

BATAM, Warta Global ID — Pondok Pesantren Miftahur Rabbani di Kota Batam terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berkualitas, berakhlak mulia, dan berdaya saing. Pesantren ini didirikan pada tahun 2011 oleh KH. Asep Ahmad Rabbany Hidayat (AA Rabbani) dengan sistem pendidikan terpadu berbasis asrama, pengajaran Al-Qur’an, serta kajian kitab kuning secara intensif.

Proses belajar mengajar di Pondok Pesantren Miftahur Rabbani dibina langsung oleh para guru dan ustaz profesional yang merupakan lulusan berbagai pondok pesantren serta perguruan tinggi.

“Sudah saatnya kita mengembangkan dan melaksanakan proses pendidikan yang berkualitas, profesional, seimbang, dan berorientasi ke depan dengan berlandaskan iman dan takwa,” ujar AA Rabbani selaku pimpinan Pondok Pesantren Miftahur Rabbani yang berlokasi di Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Ia menjelaskan, dalam membangun sistem pendidikan yang berbudaya dan berperadaban Islami, Pondok Pesantren Miftahur Rabbani berpegang pada Panca Jiwa Pondok, yakni keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan keterbukaan.

Selain itu, pesantren ini mengusung motto berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berpikiran terbuka. Prinsip tersebut menjadi landasan dalam meningkatkan kecerdasan santri secara menyeluruh, meliputi kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.

Saat ini, Pondok Pesantren Miftahur Rabbani memiliki tiga jenjang pendidikan, yaitu Kelas Ula (setingkat SD), Kelas Wustha (setingkat SMP), dan Kelas Ulya (setingkat SMA). Pada setiap jenjang, santri dibekali berbagai ilmu keislaman seperti fikih, hadis, bahasa Arab, tafsir, akhlak, dan tajwid. Di samping itu, santri juga aktif dalam kegiatan seni dan olahraga.

Meski berfokus pada pendidikan agama, para santri tetap memperoleh ijazah persamaan sesuai dengan jenjang pendidikannya.

“Di era globalisasi, negara membutuhkan sarana pembinaan kader-kader muslim yang unggul, tangguh, berkualitas, serta memiliki budi pekerti Islami. Semoga pondok pesantren ini dapat menjadi harapan bagi masyarakat, khususnya di Kota Batam, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa,” pungkas AA Rabbani.

Sumber: ASH
Editor: Tim Redaksi




KALI DIBACA

No comments:

Post a Comment